Rapatkan Barisan untuk Indonesia Raya


svsvsfAssalamualaikum Wr. Wb. Shalom. Om Swastiastu. Namo Buddhaya. Salam Indonesia Raya.

Para sahabat sekalian yang saya hormati dan saya banggakan, dimanapun engkau berada.

Pada kesempatan kali ini, saya ingin menyampaikan beberapa hal khusus kepada sahabat yang mendaftar menjadi bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dan kepada sahabat yang mempunyai saudara, kerabat, atau kawan yang mendaftar menjadi bacaleg Gerindra. untuk tingkat DPR RI, tingkat DPRD Provinsi atau tingkat DPRD Kabupaten / Kota.

Rapatkan Barisan untuk Indonesia Raya

Saudara-saudara sekalian, pertama saya ingin ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas antusiasme dan semangat saudara dalam mengikuti proses pendaftaran dan wawancara bacaleg dari Gerindra. Antusiasme dan semangat saudara adalah sebuah kehormatan bagi saya dan para kader Gerindra.

Antusiasme dan semangat saudara menunjukkan, kalau saudara-saudara percaya, bahwa Gerindra mempunyai niat yang baik dan tulus untuk memperbaiki kehidupan negara dan bangsa Indonesia yang kita cintai bersama. Ini juga berarti bahwa saudara tertarik dengan gagasan-gagasan, nilai-nilai dan pendirian Partai Gerindra.

Saudara-saudara sekalian, tantangan yang kita hadapi untuk membela kepentingan bangsa dan kepentingan rakyat Indonesia tidak ringan. Negara sebesar kita, bangsa sekaya kita, begitu banyak pihak yang ingin menghambat dan mengkerdilkan.

Karena itu, setiap ada usaha dari pihak yang ingin menjaga dan mengamankan kekayaan nasional bangsa kita, yang ingin menggunakan kekayaan nasional sebesar-besarnya untuk kemakmuran seluruh rakyat Indonesia akan selalu menghadapi perlawanan dan pertentangan oleh kaum komprador dan kaum koruptor. Komprador artinya adalah anak bangsa sendiri yang rela dan tega menjual kepentingan bangsa dan rakyatnya sendiri demi keuntungan dan kepentingan pribadi serta keluarganya saja.

Ini adalah fenomena sejarah ratusan tahun. Dan ini tidak terjadi hanya di negara kita. Semua negara dan semua bangsa selalu mengalaminya. Sejarah kolonialisme dan imperialisme ribuan tahun mengajarkan hal ini.

Bangsa yang lemah sering diinjak, dijajah dan kekayaannya dirampas oleh bangsa yang kuat. Bangsa menjadi lemah ketika elit bangsa tersebut tidak teguh, tidak tangguh, tidak berani, tidak percaya diri, tidak rela berkorban, tidak jujur, tidak setia kepada rakyatnya sendiri.

Ini adalah pelajaran yang dapat kita petik dari sejarah. Karena itu saya anjurkan kepada sahabat untuk selalu belajar sejarah. Mereka yang tidak mau belajar dari sejarah akan dihukum oleh sejarah. Mereka yang tidak mau belajar dari sejarah akan mengulangi kesalahan-kesalahan yang sama yang pernah dilakukan oleh pendahulu-pendahulunya.

Kalau dahulu nenek moyang kita dijajah oleh bangsa lain, masa kita terus dijajah sekarang?

Penjajahan yang terjadi sekarang memang dengan bungkus, dengan baju yang baru. Sekarang kita boleh punya bendera sendiri, kita punya lagu kebangsaan kita sendiri, tetapi marilah kita bertanya kepada diri kita sendiri, marilah kita belajar dari lingkungan kita sendiri, marilah kita lihat gunakan mata kita sendiri, gunakan telinga kita, gunakan akal kita, gunakan hati kita.

Lihatlah, apakah kita benar-benar tuan di negeri sendiri? Apakah kita benar-benar tuan di rumah kita sendiri? Ataukah kita sebenarnya sudah menjadi tamu di tanah tumpah darah kita sendiri? Apakah kita akan terus menonton bangsa lain menjadi kaya karena kekayaan kita, dan kita tetap hidup miskin?

Sekali lagi saudara-saudara, saya tidak menganjurkan kita benci atau curiga dengan bangsa lain. Saya hanya mengungkapkan ini fenomena sejarah. Justru kita harus belajar dari bangsa lain. Kita harus bersahabat dengan mereka. Yang saya ingin gugah adalah elite bangsa kita sendiri. Yang ingin saya gugah adalah pemimpin-pemimpin bangsa kita sendiri. Yang ingin saya gugah adalah anak-anak pintar bangsa Indonesia sendiri.

Kalau bukan kita yang menjaga rakyat kita, kalau bukan kita yang membela kepentingan bangsa kita, siapa lagi? Ini fenomena sejarah manusia.

Karena itu, tugas yang ada di hadapan Gerindra sangat berat. Kita ingin memimpin transformasi bangsa. Karena itu kita perlu putra-putri terbaik memperkuat barisan kita, terutama dalam pemilihan umum yang akan datang.

Malam ini, saya telah menandatangani daftar caleg sementara Gerindra untuk Pemilu 2014. Nama-nama putera dan puteri terbaik bangsa yang ada di daftar caleg Gerindra, sudah mulai dihubungi untuk segera melengkapi persyaratan dokumen yang dibutuhkan oleh KPU.

Bagi saudara-saudara atau kerabat saudara-saudara yang belum berhasil terpilih dan terseleksi untuk bergabung dalam daftar caleg Gerindra untuk pemilihan umum 2014, saya benar-benar memohon dengan sangat, janganlah saudara terlalu kecewa. Janganlah saudara terlalu sedih.

Gerindra hanya punya tempat untuk 560 nama putera dan puteri terbaik bangsa untuk maju di tingkat nasional. Di tingkat provinsi, jumlah tempat yang kita miliki pun terbatas. Demikian pula di tingkat kabupaten dan kota. Hasrat saudara yang begitu besar, saya dan seluruh unsur pimpinan Gerindra sangat hormati dan kami berterimakasih.

Keputusan yang telah saya ambil pasti tidak akan memuaskan semua pihak. Pasti diantara saudara ada yang kecewa. Kecewa kepada saya. Kecewa kepada Gerindra. Itulah resiko yang harus saya hadapi sebagai pimpinan.

Saudara-saudara, percayalah, bahwa niat saya hanya setulus-tulusnya untuk kepentingan bangsa dan negara. Kami butuh putra putri yang terseleksi, yang terkuat, untuk bersama-sama bersama kita melakukan transformasi bangsa.

Saya lakukan ini bukan untuk mencari jabatan. Saya bersumpah kepada Allah SWT, disaksikan oleh sekian juta sahabat di halaman Facebook ini. Tidak ada sedikit pun saya mengejar jabatan demi kepentingan pribadi. Saya semata-mata melakukan ini untuk membela kepentingan bangsa dan negara, dengan nafas, dengan tenaga, dengan kemampuan yang saya miliki.

Karena itu, karena kita sangat membutuhkan kekuatan besar, saya membutuhkan keikutsertaan saudara-saudara dalam perjuangan kita bersama. Jangan tinggalkan saya dan Gerindra.

Mungkin saat ini saudara belum bisa berjuang sebagai calon anggota legislatif. Kami membutuhkan perkuatan di Dewan Pakar Gerindra. Kami butuh tenaga-tenaga ahli.

Dalam waktu dekat kami akan menyusun suatu institusi partai yang kami sebut sebagai BAPPILU, Badan Pemenangan Pemilihan Umum dengan segala unit-unit dibawahnya. Kami butuh putra-putra dan putri-putri terbaik bangsa untuk memperkuat perjuangan ini. Kami butuh relawan-relawan yang mau berjuang memperbaiki bangsa kita.

Saudara-saudara sekalian, keadilan dan kemakmuran tidak pernah jatuh dari langit. Kita mendapat ajaran dari agama kita masing-masing bahwa setiap umat menentukan nasibnya sendiri. Bagi umat Islam, kita mengenal suatu ayat yaitu Ar-Ra’d ayat 11. Allah SWT tidak akan mengubah nasib suatu kaum manakala kaum tersebut tidak mau mengubah nasibnya sendiri.

Saudara-saudara, kalau kita terpuruk, kalau negara kita dilanda pemerintahan yang lemah dan korup, kalau kita mengalami kemerosotan karena tidak ada pembangunan yang berarti di negara kita, kondisi ini adalah salah kita sendiri.

Tugas Gerindra bukan hanya sekedar cari kursi di parlemen, bukan sekedar cari suara. Sekali lagi saya tegaskan, kita ingin memimpin transformasi bangsa. Kita ingin membawa Indonesia ke tempat yang sepantasnya ditempati oleh bangsa Indonesia. Negara ke-empat terbesar di dunia, ekonomi ke 7 di dunia.

Rakyat Indonesia harus sejahtera, makmur, aman, adil, terhormat, berdaulat, berdiri diatas kaki kita sendiri, tidak minta-minta ke bangsa lain, tidak memohon belas kasihan bangsa lain, tidak diejek bangsa lain, tidak berharap bantuan bangsa lain. Tidak mengganggu bangsa lain, tetapi tidak mau didikte oleh bangsa lain. Tidak mau disuruh-suruh oleh bangsa lain. Tidak mau diinjak-injak oleh bangsa lain.

Saudara-saudara sekalian, khususnya bagi mereka yang mungkin kecewa tidak terpilih dalam daftar caleg Gerindra di Pemilu 2014 – saya sampaikan, perjuangan kita besar. Semua unsur harus bersatu. Sekali lagi saya mohon jiwa besar saudara. Teruslah bergabung bersama saya dan bersama Gerindra.

Kita akan susun upaya dan kiat untuk mengorganisir kekuatan kita. Upaya-upaya dari kaum komprador dan kaum koruptor untuk mengakal-akali rakyat Indonesia, saya percaya bisa kita kalahkan dengan kekuatan rakyat.

Sejarah manusia mengajarkan, “you can fool some of the people all of the time, and all of the people some of the time, but you cannot fool all of the people all of the time”.

Saya suka mengutip kata-kata ini, karena mungkin seluruh rakyat bisa dibohongi pada suatu waktu tertentu. Tetapi hey… kalau kau tidak mau mengubah nasibmu, janganlah kau kecewa kalau kau terus dalam keadaan tidak berdaya, dan kekayaan bangsa, kekayaan kau hanya dinikmati oleh segelintir orang, orang-orang yang kita tidak tahu siapa, dan entah tinggal di negara mana.

Demikian surat terbuka saya pada kesempatan ini. Sekali lagi tetap semangat, tetap cintai negaramu bangsamu.

Kalau bukan kita yang mencintai negara kita, siapa lagi? Apakah kita akan berharap orang lain cinta akan bangsa Indonesia. Janganlah kita mengira untuk sedetikpun orang lain akan kasihan kepada kita. Janganlah kita menjadi bangsa yang selalu tergantung dengan bangsa lain, bangsa yang bergantung kepada belas kasihan bangsa lain.

Saudara-saudara sekalian, bangsa Indonesia adalah bangsa yang ramah, bangsa yang rendah hati, bangsa yang selalu suka bergaul dengan orang lain.

Tetapi kita juga tidak boleh menutup diri kita dari kenyataan bahwa memang kadang-kadang bangsa kita punya rasa rendah diri yang teramat besar. Tidak percaya dengan kekuatan bangsa sendiri, tidak potensi kita sendiri, tidak percaya dengan kemampuan sendiri, tidak percaya dengan kepintaran orang-orang Indonesia sendiri, tidak percaya dengan kearifan pemimpin-pemimpin kita sendiri.

Ini yang harus berobah. Karena itu bagi kalian yang belum terpilih menjadi caleg, mohon jangan terlalu kecewa. Perjuangan masih panjang. Tantangan, gangguan, hambatan dan ancaman di hadapan kita sangat besar. Tidak mungkin, tantangan-tantangan ini dapat kita atasi tanpa semangat dan kekuatan besar pula dari seluruh unsur rakyat Indonesia.

Rapatkan barisan, bulatkan tekad, kobarkan semangat kebangsaan. Jadilah pandu ibumu yang gagah berani, setia sejati, tangguh jiwanya, tangguh badannya untuk Indonesia Raya.

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Kalau bukan kita, siapa lagi?

Ragunan, Jakarta Selatan, 19 April 2013.

Sahabatmu,

Prabowo Subianto

Tentang YHOHANNES NEOLDY, ST

Seberapa besar kita mengenal diri kita sendiri, tentunya hanya kita yang tau. Kita bisa berbicara A didepan orang mengenai diri kita. tapi bisakah kita mengatkan B pada Hati kita. tentunya tidak sejujurnya kita tidak dapat membohongi hati kita. kita suka terhadap sesuatu tapi dengan berbagai pertimbnagan kita malas mengungkapakan hal tersebut….kenapa dan mengapa??? tentunya hanya kita yang tahu. apakah sebegitu memalukannya hal yang kita inginkan sehingga kita tidak berani dan enggan mengungkapkannya. …saiYah… kLo suRuh descrIbe aBouT mY seLf.. gw seNdiri biNguNg.. seTiaP haRi aDa yG beRubaH.. eNTah yG baIk ataU yaNg buRux.. yG pasti gw bUkaN oRang yaNg meNgikuTi aRus.. BiaR kaN meReka di LUaR saNa beRmaiN deNgan maiNaNnya.. aKu deNgaN maiNaN ku seNdiri.. Gw kadaNg gILa kaDang meLankoLis kadaNg juga sTatis.. haNya terKadaNg hiduP ku teRLalu draMatis tuK ku ceRitaKan.. aKu oRang aNeH yG taK peRnah teRteBak oLeh Ku sendirI keMaNa jaLan yG ku tUju..HaL baRu.. aKu peMbuRu haL baRu.. di dUNia iNi banYak haL yg beLum ku keNaL.. MuNgkiN akaN ku haBis kaN hiduP ku uNTuK iTu daN bersEraH diRi seUtuHnya pada-Nya.. peTuaLaNg.. iTu meMaNg! oRaNg yG maLang.. Ku rasa aKu iNgiN puLaNg.. ke JaLan iTu.. BUkaN meLayaNg” spRti saaT ini.. aKu aneH.. peNuh deNgan diLemaTis.. taPi aKu taU siaPa aKu.. aH ribeT.. neoldy… neoldy… saMa saJa.. sILahkaN kaLIan yG meNiLai.. sUdaH banyaK Kok yaNg meniLai.. tesTi Ku saJa yG kaLIan baca tUk mengeNaL ku.. yG kadaNg giLa kadaNg aneH.. RibeTtttttttttt!!!!!!! PokoknYa yg pEngen taU gMn gW oR6nYa cobaLah utK l3bih deKaT..deKaT..DeKaT..Dekat..terUs..Terus..TerUs bElUm DeKat.. TRus dah ah BaHaYa terLaLu dEkaT……………….”WARNING” Lagi….. Saya lebih suka memulai dari bawah dan mendaki kepuncak dari pada memulai dari puncak dan harus tetap bertahan disana. Berbagai bunga serta kerikil dalam kehidupan ini telah sering aku rasakan, baik itu dalam bentuk cemoohan, cacian, sanjungan, sindiran, pujian, bahkan ada pula dukungan serta tekanan yang membuatku semakin hidup ini menjadi lebih bisa aku maknai. Tapi semua itu hanya pandangan orang dari luar saja, hati ini tak ada yang tau aku merasakan apa saat ini, sakitkah aku, pedihkan aku, teririskah aku atau senangkah aku, bahagiakan aku, ceriakah aku itu semua hanya hatiku yang membawa kemana aku harus melangkah mencari jalan yang benar2 lurus tanpa duri2. Meski kesedihan terus menggantung pada kelopak mata ini berusaha menarik terus dengan kuat air mataku untuk keluar dan terkadang tangisan itu tak bisa ku bendung sampai tersedu-sedu. Aku berjuang dengan tangnku sendiri hanya mama dan nenek ku yang perhatian untukku. Menghormati diri sendiri, mengenal diri sendiri, mengendalikan diri sendiri. Tiga ini saja mengarahkan hidup pada kekuatan yang berddaulat. Ingatlah kebaikan seseorang pada kita Lupakan kesalahan seseorang pada kita Ingatlah kesalahan kita pada orang lain dan Lupakan kebaikan kita pada orang lain jangan berdusta bila tak ingin didustai… Ketika Seseorang melukai hatimu, tulislah diatas pasir agar terhapus angin. Bila kebaikan yang terjadi, pahatlah di atas batu agar tidak terhapus oleh angin. Saat hidup berjalan di luar rencana pasti ada sesuatu keajaiban di dalamnya. Hanya orang-orang yang bisa berfikir jernih yang akan mampu memunculkan ke ajaiban itu dan memahami bawah hidup itu misteri. Kemandirian untuk mengisi waktu muda dengan hal-hal positif dan tidak takut akan adanya perbedaan. Serta kemandirian untuk selalu melahirkan kreatifitas dan inovasi dalam mencari penyelesaian permasalahan, tanpa berharap adanya kesempatan dari orang lain. “Dan jangan terlalu cepat menilai seseorang … apalagi baru bertemu atau cuma melihat dari jauh! Kenali dulu orang itu, baru menilai! Bak pitua urang minang, “KOK NDAK TAU JO GADANG OMBAK CALIEK KAPANTAINYO, KOK NDAK TAU JO GADANG KAYU CALIK KA PANGKANYO” Kehidupan mengajarkan aku untuk bersikap bisa menerima kenyataan pengalaman mengajarkan aku akan arti kejujuran kebenaran tak akan penah terkalahkan oleh satu apapun karna saat kejujuran itu berkata maka kebenaran akan mengungkapkan semuanya salah bagi mereka yang menyalahkan kan arti kejujuran .. salah bagi mereka yang tak memperdulikan kebenaransalah untuk mereka yang menutup mata telinga hati dan pikiran untuk mengetahui kenyataan kejujuran dan kebenaran. Dalam hidup ini butuh perjuangan. Dalam hidup ini perlu pengorbanan. Dan dalam hidup ini aku harus melakukan hal yang benar meskipun berbahaya!!! CINTA KEBAHAGIAAN KASIH SAYANG PERSAHABATAN TUMBUHNYA DARI HATI YANG TULUS. Aku akan mencintai orang yang mencitaiku dan akan menjaga mereka dengan sepenuh hati tidak akan menyakitinya dan lukai hatinya karna cinta semua akan terasa indah cuman GW yang bisa ngedapetin hatinya Saat hidup berjalan di luar rencana pasti ada sesuatu keajaiban di dalamnya. Hanya orang-orang yang bisa berfikir jernih yang akan mampu memunculkan ke ajaiban itu dan memahami bawah hidup itu misteri Uang tidak akan bisa mengembalikan waktu yang telah berlalu. Setelah hari berganti, maka waktu 24jam tersebut akan hilang dan tidak akan mukin akan kembali lagi. Karena itu gunakan setiap kesempatan yang ada untuk menytakan perhatian dan kasih sayang anda kepada orang yang sangat anda sayang dan anda cintai, sebelum waktu itu berlalu dan anda menyesalinya. “Untuk melakukan suatu perubahan bukanlah tugas yg mudah. Kadang kita dihina, dicaci, diremehkan & bahkan difitnah. Kita harus berterimakasih kepada mereka untuk menunjukkan & membuktikan bahwa kita bisa. semua tantangan itu akan dapat teratasi.” Dimana kita berdiri tidak penting, yang penting mau kemana kita akan melangkah. Tentukan tujuan dari sekarang, cintai prosesnya dan mimpikan hasil terbaiknya! Berapa besar kepercayaan orang, ditentukan oleh seberapa besar kejujuran dan kredibilitas kita. Bangun kredebilitas dan tetaplah mengutamakan kebenaran hakiki yang tidak bisa ditawar lagi. Tidak peduli dengan latar belakang keluarga, yang penting kita mau melakukan sesuatu dan kita berada di jalur yang tepat dan mau tumbuh juga berkembang. Orang tua kita siapa itu tidak penting, terpenting kita mau jadi anak yang bagaimana. Tidak peduli masa lalu, yang penting hari ini, esok dan seterusnya. Tak perlu pikirkan buruknya masa lalu, hinannya kita di masa lalu, yang penting kita mau memikirkan dan berubah mulai sekarang untuk hari esok. Tidak peduli siapa diri kita di mata orang lain, yang penting kita mau melihat orang lain dari sisi terbaiknya dan mau melihat diri kita dari sisi terbaik dan terburuknya. Fokuslah pada kelebihan yang kita miliki. Sukses bukan berarti serba bisa! Buah yang akan kita petik, ditentukan dari bagaimana kita menanamnya. Lakukan yang terbaik dan tetaplah konsiten. Bagaimana sekarang kita berproses, maka inilah yang akan menentukan hasil akhir dari semuanya. Tuhan tidak pernah tidur, kuasanya tahu mana hamba-hambanya yang mau melakukan sesuatu dan bekerja keras, berdo’a dan meyakini bahwa tuhan akan ikut campur tangan untuk hal-hal yang diluar kemampuan kita. Tetaplah optimis dan lakukanlah yang terbaik. Seberapa besar mimpi kita itu tidak penting, yang penting seberapa besar sesuatu yang kita kerjakan dan seberapa tepat kita melakukannya. Timing! “Bukanlah seorang pemuda yang mengatakan INI BAPAK SAYA. Tapi pemuda adalah seorang yang mengatakan INILAH SAYA”
Gambar | Pos ini dipublikasikan di Prabowo Subianto. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s