TREN 2014


0853_6303_5722Oleh : Irsal Husnur

Belakangan ini banyak sekali tren yang dianggap dan di masyarakatkan di kalangan anak muda. Semua itu tidak pandang buluh baik itu orang miskin, orang kaya bahkan orang berpangkat sekalipun. Mulai dari kalangan anak kecil, anak muda bahkan kalangan tua sekali pun ikut ambil alih hal tersebut. Hal yang menjadi sangat lumbrah di kalangan masyarakat saat ini. Mereka seakan tidak peduli apakah itu baik ? Apakah itu dilarang dalam agama Islam ? Mereka tidak peduli semua itu. Yang penting bagi mereka ini yang trendi saat ini. Ini gaya anak muda saat ini, bagi yang tidak seperti dianggap kuno, ketinggalan zaman, bahkan dianggap tidak mengikuti perkembangan zaman.

Mulai dari gaya rambut yang acak-acakan, di bilang trenlah. Terkadang hanya ada di bagian tengahnya saja, juga dibilang tren. Baik wanita maupun laki-laki sekarang ini tidak ada bedanya. Kalau sudah dibilang tren tidak ada yang protes sama sekali. Terkadang kita sulit membedakan mana yang laki-laki dan mana yang perempuan. Dilihat dari jauh kelihatan berambut panjang, memakai anting dan celana pencil. Padahal tidak sama sekali, ternyata memang laki-laki. Dari jauh kelihatan wanita, ehh..ternyata laki-laki yang meniru gaya wanita.

Entah zaman telah terbalik 180 derajat atau bagaimana ku juga tidak tahu. Ini itu dibilang trenlah. Memakai anting di telinga, di hidung bahkan di lidah sekalipun di bilang tren. Padahal tidak satu dua kaum laki-laki mengunakan hal semaacam itu apa itu anak sekolah atau tidak yang penting gaul men ! Apa iya yang seperti itu gaul ? Itu hanya menyakiti tubuh kita saja. Lobang sini lobang sana, pasang ini pasang itu. Mereka tidak peduli, berderet anting di pasang di telinga, lidah hitung bahkan di tangan puluhan gelang dipasang. Mulai dari tangan kiri penuh dan ditambah lagi tangan kanan penuh.

Mereka berpenampilan mengikuti gaya tren yang tidak bisa kembali ke bentuk awalnya. Lobang disana disini mereka tidak berpikir bahwa itu semua tidak bisa kembali ke bentuk awalnya jika nantinya ingin kembali. Dulu tato yang dibilang tren ujung-ujung yang hanya bisa dihilangkan dengan benda panas. Benda yang menyakiti tubuh kita yang tidak perna tahu bagaimana rasa sakit itu yang penting hilang dari tubuh kita.

Belum habis semua itu timbul lagi yang disebut celana pensil. Disana sini baik itu wanita, laki-laki, anak-anak, remaja, tua-muda semua mengunakannya tampa terkecuali sekalipun. Celana yang serba ketat yang memperlihatkan bentuk tubuh. Liku-liku badan kepada kalangan ramai, bahwa inilah bentuk tubuh ku. Mereka terkadang tidak sadar dengan bentuk tubuhnya. Sudah badan kecil, kaki juga kecil, pakai celana pensil atau yang dibilang jins. Baju adiknya yang dipakai, ditarik ke atas kelihatan pusat dan ditarik ke bawah kelihatan dada. Berjalan di tengah keramaian seperti belalang yang tidak tahu sopan santun. Semuanya kelitan tulang berulang, bukan menjadi tren malah mendatangkan cemooh yang keluar dari mulut-mulut orang-orang yang melihatnya. Sudahlah badan kecil memakai celana ketat lagi. Itulah yang keluar dari setiap orang yang melihatnya.

Sampai sekarang ini orang-orang sangat sulit membedakan mana yang modernisasi dan mana yang budaya barat itu sendiri. Yang telah merajalela ke semua pelosok negeri baik itu kota maupun desa-desa terpencil sekalipun. Memang semua hal itu dianggap lumbrah dan biasa-biasa saja di kalangan masyarakat. Penampilan ibarat artis ngetop mengunakan celana jins dan memekai jilbab. Seolah-olah mereka memperlihatkan tubuh bagian bawah dan diatasnya terbuka. Istilah orang minang sekarang ini, “Lai babaju indak basarawah,” itulah yang terjadi dikalangan anak-anak muda sekarang ini.

Hal semacam itu masih dibilang tren dan gaul. Padahal hal semacam itu tidak sesuai lagi dengan budaya orang Minangkabau dan ajaran Islam itu sendiri. Bahkan yang lebih parah kalangan ibuk-ibukpun juga terkana virus tren yang semacam itu. Dia berjalan dengan percaya diri di depan rumahnya, mengunakan jilbab dalam hingga tangannya tidak terlihat akan tetapi di bawahnya. Masya allah, rok yang dikenakannya itu rok diatas paha. Bukan hanya aku yang mengeleng-geleng di buatnya semua mata yang melihat pemandangan itu terkagum cemas dibuatnya.

Zaman yang serba canggih dan penuh dengan berbagai mesin canggih. Semua pekerjaan dengan mudah, cepat dan tampa harus menghabiskan tenaga. Bahkan sampai ke budaya barat yang tidak seharusnya di contoh telah dicontah dan menjadi tren di kalangan masyarakat sekarang ini. Mereka mengambil budaya baru tampa harus mengaring atau meng-filter terlebih dahulu. Apakah ini baik untuk kesehatan atau tidak ? Mereka tidak perna memikirkan efek samping dari hal tersebut.

Apalagi anank muda sekarang ini lebih suka menghabiskan waktu di warnet. Dengan permainan game online yang dimainkan mulai dari kalangan anak kecil, muda dan bahkan dewasa sekalipun ikut dalam permainan yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer. Mereka rela tidak makan seharian demi bisa mengikuti permainan tersebut. Itulah yang sering dibilang ‘PB” atau dengan sebutan Point Blenk. Disana sini mulai dari ujung warnet satu sampai warnet lain permainan itu yang ditampilkan di layar LCD komputer tersebut.

Menurut ku itu selain hanya menghabiskan waktu, uang bahkan membuang kesempatan belajar di sekolah. Anak-anak sekolah rela bolos sekolah dan menghabiskan waktu di depan komputer sehariang. Mereka tidak peduli apa itu siang malam bahkan mereka rela tidak tidur seharian hanya untuk permainan tersebut.

Sekarang aneh lagi tren baru-baru ini. Di kalangan anak-anak sekolah dan sampai merambat ke kalangan ibuk-ibuk ikut tergiur mengikuti tren yang di sebut dengan tren 2014. Disana sini berita itu terdengar mulai dari sudut kampung sekalipun berita itu tersebar bukan hanya dari mulut ke mulut melainkan berita televisi sekali ikut ambil alih dalam tren panas tersebut.

Ada sekitar 6 orang yang telah dianggap berhasil melakukan tren tersebut dan ada yang masih kurang berhasil melakukannya. Tren itu tidak lain adalah ‘tren bunuh diri’ mereka mengakhiri hidupnya tampa harus menunggu ajal memjemput mereka. Anak sekolah yang putus cinta rela mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Ada yang hamil tampa bertanggung jawab dan juga mengakhiri hidup dengan cara tragis gantung diri.

Suami istri yang bertengkar dan juga mengakhiri hidupnya dengan cara tren 2014 itu. Di berbagai daerah telah tersebut hal yang semacam itu. Apakah itu memang tren atau tidak yang penting semua orang membicarakan hal tersebut. Ibu-ibu yang naik angkot memberikan itu, di warung bapak-bapak cerita itu. Bahkan ada juga kumpulan pemuda-pemudi sedang membicarakan hal tersebut. Lagi-lagi cinta yang disalahkan dan menjadi biang kerok dari tren tersebut. Gara-gara putus cinta, terlalu cinta dan bahkan cinta di tolak gantung diri menjadi solusi paling ampuh di kalangan mudi-mudi sekarang ini.

Mereka tidak perna memikirkan jalan lain untuk memecahkan masalah tersebut. Mereka ingin solusi yang cepat dan instan menurut zaman yang serba instan sekarang ini. Bahkan dalam mencari solusi pun mereka berpikir instan dan ingin cara yang ampuh dan serba cepat. Tampa harus menunggu dan mencari jalan yang lebih baik dan meminta pendapat dari pihak lain.

Tentang YHOHANNES NEOLDY, ST

Seberapa besar kita mengenal diri kita sendiri, tentunya hanya kita yang tau. Kita bisa berbicara A didepan orang mengenai diri kita. tapi bisakah kita mengatkan B pada Hati kita. tentunya tidak sejujurnya kita tidak dapat membohongi hati kita. kita suka terhadap sesuatu tapi dengan berbagai pertimbnagan kita malas mengungkapakan hal tersebut….kenapa dan mengapa??? tentunya hanya kita yang tahu. apakah sebegitu memalukannya hal yang kita inginkan sehingga kita tidak berani dan enggan mengungkapkannya. …saiYah… kLo suRuh descrIbe aBouT mY seLf.. gw seNdiri biNguNg.. seTiaP haRi aDa yG beRubaH.. eNTah yG baIk ataU yaNg buRux.. yG pasti gw bUkaN oRang yaNg meNgikuTi aRus.. BiaR kaN meReka di LUaR saNa beRmaiN deNgan maiNaNnya.. aKu deNgaN maiNaN ku seNdiri.. Gw kadaNg gILa kaDang meLankoLis kadaNg juga sTatis.. haNya terKadaNg hiduP ku teRLalu draMatis tuK ku ceRitaKan.. aKu oRang aNeH yG taK peRnah teRteBak oLeh Ku sendirI keMaNa jaLan yG ku tUju..HaL baRu.. aKu peMbuRu haL baRu.. di dUNia iNi banYak haL yg beLum ku keNaL.. MuNgkiN akaN ku haBis kaN hiduP ku uNTuK iTu daN bersEraH diRi seUtuHnya pada-Nya.. peTuaLaNg.. iTu meMaNg! oRaNg yG maLang.. Ku rasa aKu iNgiN puLaNg.. ke JaLan iTu.. BUkaN meLayaNg” spRti saaT ini.. aKu aneH.. peNuh deNgan diLemaTis.. taPi aKu taU siaPa aKu.. aH ribeT.. neoldy… neoldy… saMa saJa.. sILahkaN kaLIan yG meNiLai.. sUdaH banyaK Kok yaNg meniLai.. tesTi Ku saJa yG kaLIan baca tUk mengeNaL ku.. yG kadaNg giLa kadaNg aneH.. RibeTtttttttttt!!!!!!! PokoknYa yg pEngen taU gMn gW oR6nYa cobaLah utK l3bih deKaT..deKaT..DeKaT..Dekat..terUs..Terus..TerUs bElUm DeKat.. TRus dah ah BaHaYa terLaLu dEkaT……………….”WARNING” Lagi….. Saya lebih suka memulai dari bawah dan mendaki kepuncak dari pada memulai dari puncak dan harus tetap bertahan disana. Berbagai bunga serta kerikil dalam kehidupan ini telah sering aku rasakan, baik itu dalam bentuk cemoohan, cacian, sanjungan, sindiran, pujian, bahkan ada pula dukungan serta tekanan yang membuatku semakin hidup ini menjadi lebih bisa aku maknai. Tapi semua itu hanya pandangan orang dari luar saja, hati ini tak ada yang tau aku merasakan apa saat ini, sakitkah aku, pedihkan aku, teririskah aku atau senangkah aku, bahagiakan aku, ceriakah aku itu semua hanya hatiku yang membawa kemana aku harus melangkah mencari jalan yang benar2 lurus tanpa duri2. Meski kesedihan terus menggantung pada kelopak mata ini berusaha menarik terus dengan kuat air mataku untuk keluar dan terkadang tangisan itu tak bisa ku bendung sampai tersedu-sedu. Aku berjuang dengan tangnku sendiri hanya mama dan nenek ku yang perhatian untukku. Menghormati diri sendiri, mengenal diri sendiri, mengendalikan diri sendiri. Tiga ini saja mengarahkan hidup pada kekuatan yang berddaulat. Ingatlah kebaikan seseorang pada kita Lupakan kesalahan seseorang pada kita Ingatlah kesalahan kita pada orang lain dan Lupakan kebaikan kita pada orang lain jangan berdusta bila tak ingin didustai… Ketika Seseorang melukai hatimu, tulislah diatas pasir agar terhapus angin. Bila kebaikan yang terjadi, pahatlah di atas batu agar tidak terhapus oleh angin. Saat hidup berjalan di luar rencana pasti ada sesuatu keajaiban di dalamnya. Hanya orang-orang yang bisa berfikir jernih yang akan mampu memunculkan ke ajaiban itu dan memahami bawah hidup itu misteri. Kemandirian untuk mengisi waktu muda dengan hal-hal positif dan tidak takut akan adanya perbedaan. Serta kemandirian untuk selalu melahirkan kreatifitas dan inovasi dalam mencari penyelesaian permasalahan, tanpa berharap adanya kesempatan dari orang lain. “Dan jangan terlalu cepat menilai seseorang … apalagi baru bertemu atau cuma melihat dari jauh! Kenali dulu orang itu, baru menilai! Bak pitua urang minang, “KOK NDAK TAU JO GADANG OMBAK CALIEK KAPANTAINYO, KOK NDAK TAU JO GADANG KAYU CALIK KA PANGKANYO” Kehidupan mengajarkan aku untuk bersikap bisa menerima kenyataan pengalaman mengajarkan aku akan arti kejujuran kebenaran tak akan penah terkalahkan oleh satu apapun karna saat kejujuran itu berkata maka kebenaran akan mengungkapkan semuanya salah bagi mereka yang menyalahkan kan arti kejujuran .. salah bagi mereka yang tak memperdulikan kebenaransalah untuk mereka yang menutup mata telinga hati dan pikiran untuk mengetahui kenyataan kejujuran dan kebenaran. Dalam hidup ini butuh perjuangan. Dalam hidup ini perlu pengorbanan. Dan dalam hidup ini aku harus melakukan hal yang benar meskipun berbahaya!!! CINTA KEBAHAGIAAN KASIH SAYANG PERSAHABATAN TUMBUHNYA DARI HATI YANG TULUS. Aku akan mencintai orang yang mencitaiku dan akan menjaga mereka dengan sepenuh hati tidak akan menyakitinya dan lukai hatinya karna cinta semua akan terasa indah cuman GW yang bisa ngedapetin hatinya Saat hidup berjalan di luar rencana pasti ada sesuatu keajaiban di dalamnya. Hanya orang-orang yang bisa berfikir jernih yang akan mampu memunculkan ke ajaiban itu dan memahami bawah hidup itu misteri Uang tidak akan bisa mengembalikan waktu yang telah berlalu. Setelah hari berganti, maka waktu 24jam tersebut akan hilang dan tidak akan mukin akan kembali lagi. Karena itu gunakan setiap kesempatan yang ada untuk menytakan perhatian dan kasih sayang anda kepada orang yang sangat anda sayang dan anda cintai, sebelum waktu itu berlalu dan anda menyesalinya. “Untuk melakukan suatu perubahan bukanlah tugas yg mudah. Kadang kita dihina, dicaci, diremehkan & bahkan difitnah. Kita harus berterimakasih kepada mereka untuk menunjukkan & membuktikan bahwa kita bisa. semua tantangan itu akan dapat teratasi.” Dimana kita berdiri tidak penting, yang penting mau kemana kita akan melangkah. Tentukan tujuan dari sekarang, cintai prosesnya dan mimpikan hasil terbaiknya! Berapa besar kepercayaan orang, ditentukan oleh seberapa besar kejujuran dan kredibilitas kita. Bangun kredebilitas dan tetaplah mengutamakan kebenaran hakiki yang tidak bisa ditawar lagi. Tidak peduli dengan latar belakang keluarga, yang penting kita mau melakukan sesuatu dan kita berada di jalur yang tepat dan mau tumbuh juga berkembang. Orang tua kita siapa itu tidak penting, terpenting kita mau jadi anak yang bagaimana. Tidak peduli masa lalu, yang penting hari ini, esok dan seterusnya. Tak perlu pikirkan buruknya masa lalu, hinannya kita di masa lalu, yang penting kita mau memikirkan dan berubah mulai sekarang untuk hari esok. Tidak peduli siapa diri kita di mata orang lain, yang penting kita mau melihat orang lain dari sisi terbaiknya dan mau melihat diri kita dari sisi terbaik dan terburuknya. Fokuslah pada kelebihan yang kita miliki. Sukses bukan berarti serba bisa! Buah yang akan kita petik, ditentukan dari bagaimana kita menanamnya. Lakukan yang terbaik dan tetaplah konsiten. Bagaimana sekarang kita berproses, maka inilah yang akan menentukan hasil akhir dari semuanya. Tuhan tidak pernah tidur, kuasanya tahu mana hamba-hambanya yang mau melakukan sesuatu dan bekerja keras, berdo’a dan meyakini bahwa tuhan akan ikut campur tangan untuk hal-hal yang diluar kemampuan kita. Tetaplah optimis dan lakukanlah yang terbaik. Seberapa besar mimpi kita itu tidak penting, yang penting seberapa besar sesuatu yang kita kerjakan dan seberapa tepat kita melakukannya. Timing! “Bukanlah seorang pemuda yang mengatakan INI BAPAK SAYA. Tapi pemuda adalah seorang yang mengatakan INILAH SAYA”
Gambar | Pos ini dipublikasikan di Artikel. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s