BASALIN BAJU PUSAKO


Basalin baju pusako 
baju tarok baju turai 
turak turang baludu gandum 
balahan baju dari sarugo 
baju gadang ninik mamak 
saluak destar pilin tigo 
pinggang memakai pending ameh 
tarsisik karih cumati intan 
saruang bapalauik jo perak 
hulu bakarang ameh mutu 
harago satimbang jo nagari.”

Bahwa bersalin baju pusaka (mewarisi pangkat kebesaran datuk peng hulu, imam, khatib, malin, pandeka dalam adat) tersebut, harganya “setim bang” dengan “negeri”. “Setimbang dengan negeri” mengandung aspek makna “awal akhir, lahir dan batin” secara utuh dan tak terpisah-pisah sebagai sebuah “perserikatan hati sebagian manusia dalam alamnya”. Meng isyaratkan adanya kaitan dengan tuah kebesaran dan nama baik negerinya sendiri. Seperti petuah mengatakan : 

arang tacoreang di kaniang, 
kamaa muko ka disu ruak-an. 

Pakaian penghulu tersebut bersama aksesori adatnya diibaratkan seba gai suntiang-suntiang pangulu, merupakan kelengkapan yang cukup, dan amanah kaum (amanah bersama) yang harus disampaikan kepada yang ber hak menerimanya, sesuai dengan ukur jangka kemampuan penalaran diri nya sendiri. 
Pakaian Sapatagak yang akan dipakai hidup ditompang mati, meru pakan kewajiban, amanah dan beban tanggung jawab moral seorang peng hulu adat dalam AAM yang tetap masih terpakai dan dipakai sampai hari ini, walaupun tidak lagi merata. 
Kombinasi harmonis nilai-nilai adat dan syarak tersebut telah bersiner gi dalam prinsip ; 

aka nan lalu ka sarugo,
jelo-bajelo ka tapian. 

Dan secara keseluruhan terakumulasi, terkristalisasi dalam Undang dan Hukum Adat Alam MInangkabau (U-HAAM) yakni :

1). Adat Nan Sabana Adat, 
2). Adat Nan Diadatkan, 
3). Adat Nan Teradat, 
4). Adat Istiadat. 

Ubua-ubua ambiek ka suliang 
padi anak rang saribulan 
Tindawan tumbuah batang taguliang 
tando beti manyatokan.

Karena itu kita diingatkan adat :

Dimano bumi dipijak 
di sinan langik dijunjuang
Dimano sumua dikali 
di sinan rantiang dipatah 

Dimano nagari ditunggui, 
di sinan adat nan bapakai
Dimano tapak 
di sinan jajak.

Itulah yang disebut Kendang Nan Bapakai, Pakaian Pusaka (Adat) Yang Dipakai, Pakaian Adat dalam Alam. Itu pulalah sebabnya setiap yang memegang jabatan adat itu, harus baginya untuk mengurasai adat, melak sanakan refresing adat, lokarya adat, sarasehan adat, pendidikan dan pembelajaran adat kembali untuk anak kemenakan..
Siapakah yang akan melaksanakan? 

Limbago jalan batampuah 
itu karajo niniek mamak 
sarugo diiman taguah 
narako dilaku awak 

duduak sesuatu pado tampeknyo, 
pacik karajo nan bamasiang, 
nan bajanjang naiek batanggo turun 
nan bajokok bajukalo ….

Masalah adat kembali kepada orang adat, masalah agama kembali ke pada Ulama masalah undang kembali kepada pemerintahan. Tungku Nan Tigo Sajarangan untuk mendapatkan kualitas manusia yang tiga pula : cadiek, tahu, pandai. 
Dan semuanya itu tetap dalam naungan payung panji hukum alam “perserikatan hati manusia”, “perserikatan peri kemanusiaan yang adil dan beradab” dan beradat dengan adat manusia pula. Tidak berarti antara satu sama lain “putus tali”, tetapi “harus terentang tali ikatan yang kuat”. 

Rentangan pergantungan ikatan tali ikatan yang kuat itu adalah seperti pergantungan manusia kepada agamanya. 
Manusia yang beragama berarti manusia yang berpegang teguh kepada Ketuhanan Yang Maha Esa. Inilah tali pergantungan abadi dunia dan akhirat bagi semua penganut agama. Islam menyebut Tuhannya dengan Ism dzat Allah, diantara nama-namanya yang banyak (asma 99). 
Oleh karena itu, setiap mukmin dan mukminat di perintahkan untuk tetap berpegang teguh kepada tali pergatungannya di manapun, kapanpun, dan dalam kondisi yang bagaimanapun, “wa tashimu bihablillah”, berpegang teguhlah dengan “tali Allah”. 
Sifat tali Allah itu : 

tagang bajelo-jelo 
kandua badantiang-dantiang. 
dijelokan mangkonyo tagang,
didantiangkan mangkonyo kandua. 
di jalang mangkonyo datang, 
disonsong mangkonyo tibo. 

Disaru kalauNyo jauah, 
diimbau kalauNyo dakek,
ujuik satu pangana bunta, 
suaro nan indak kadangaran, 
bisiek nan lapeh ka sarugo 

Tagak nan usah manggamo, 
langkah salasai jo ukuran 
ditingkek janjang 
ditapiek bandua-Nyo 

Wakatu zaman nan lah tibo
kutiko hari nan lah datang
adaik nak patuik dikurasai 
iyo paguno wakatu kini 

Naknyo janieh kalang dimato, 
naknyo sanang dalam hati 
sajuak dalam kiro-kiro, 
buektan taguah janji bakarang

mupakat diganggam taguah,
janji bapaciek arek 
ikara nan bauni, 
haram lillah manduo hati

habih dayo badan talatak 
tibo paham aka baranti 
ujuik satu pangana bunta 
Kato, putuih sandiri-Nyo.

Emral Djamal Dt, Rajo Mudo
Dok. Salimbado Grup, 2000
Pusat Kajian Tradisi Alam Minangkabau

Tentang YHOHANNES NEOLDY, ST

Seberapa besar kita mengenal diri kita sendiri, tentunya hanya kita yang tau. Kita bisa berbicara A didepan orang mengenai diri kita. tapi bisakah kita mengatkan B pada Hati kita. tentunya tidak sejujurnya kita tidak dapat membohongi hati kita. kita suka terhadap sesuatu tapi dengan berbagai pertimbnagan kita malas mengungkapakan hal tersebut….kenapa dan mengapa??? tentunya hanya kita yang tahu. apakah sebegitu memalukannya hal yang kita inginkan sehingga kita tidak berani dan enggan mengungkapkannya. …saiYah… kLo suRuh descrIbe aBouT mY seLf.. gw seNdiri biNguNg.. seTiaP haRi aDa yG beRubaH.. eNTah yG baIk ataU yaNg buRux.. yG pasti gw bUkaN oRang yaNg meNgikuTi aRus.. BiaR kaN meReka di LUaR saNa beRmaiN deNgan maiNaNnya.. aKu deNgaN maiNaN ku seNdiri.. Gw kadaNg gILa kaDang meLankoLis kadaNg juga sTatis.. haNya terKadaNg hiduP ku teRLalu draMatis tuK ku ceRitaKan.. aKu oRang aNeH yG taK peRnah teRteBak oLeh Ku sendirI keMaNa jaLan yG ku tUju..HaL baRu.. aKu peMbuRu haL baRu.. di dUNia iNi banYak haL yg beLum ku keNaL.. MuNgkiN akaN ku haBis kaN hiduP ku uNTuK iTu daN bersEraH diRi seUtuHnya pada-Nya.. peTuaLaNg.. iTu meMaNg! oRaNg yG maLang.. Ku rasa aKu iNgiN puLaNg.. ke JaLan iTu.. BUkaN meLayaNg” spRti saaT ini.. aKu aneH.. peNuh deNgan diLemaTis.. taPi aKu taU siaPa aKu.. aH ribeT.. neoldy… neoldy… saMa saJa.. sILahkaN kaLIan yG meNiLai.. sUdaH banyaK Kok yaNg meniLai.. tesTi Ku saJa yG kaLIan baca tUk mengeNaL ku.. yG kadaNg giLa kadaNg aneH.. RibeTtttttttttt!!!!!!! PokoknYa yg pEngen taU gMn gW oR6nYa cobaLah utK l3bih deKaT..deKaT..DeKaT..Dekat..terUs..Terus..TerUs bElUm DeKat.. TRus dah ah BaHaYa terLaLu dEkaT……………….”WARNING” Lagi….. Saya lebih suka memulai dari bawah dan mendaki kepuncak dari pada memulai dari puncak dan harus tetap bertahan disana. Berbagai bunga serta kerikil dalam kehidupan ini telah sering aku rasakan, baik itu dalam bentuk cemoohan, cacian, sanjungan, sindiran, pujian, bahkan ada pula dukungan serta tekanan yang membuatku semakin hidup ini menjadi lebih bisa aku maknai. Tapi semua itu hanya pandangan orang dari luar saja, hati ini tak ada yang tau aku merasakan apa saat ini, sakitkah aku, pedihkan aku, teririskah aku atau senangkah aku, bahagiakan aku, ceriakah aku itu semua hanya hatiku yang membawa kemana aku harus melangkah mencari jalan yang benar2 lurus tanpa duri2. Meski kesedihan terus menggantung pada kelopak mata ini berusaha menarik terus dengan kuat air mataku untuk keluar dan terkadang tangisan itu tak bisa ku bendung sampai tersedu-sedu. Aku berjuang dengan tangnku sendiri hanya mama dan nenek ku yang perhatian untukku. Menghormati diri sendiri, mengenal diri sendiri, mengendalikan diri sendiri. Tiga ini saja mengarahkan hidup pada kekuatan yang berddaulat. Ingatlah kebaikan seseorang pada kita Lupakan kesalahan seseorang pada kita Ingatlah kesalahan kita pada orang lain dan Lupakan kebaikan kita pada orang lain jangan berdusta bila tak ingin didustai… Ketika Seseorang melukai hatimu, tulislah diatas pasir agar terhapus angin. Bila kebaikan yang terjadi, pahatlah di atas batu agar tidak terhapus oleh angin. Saat hidup berjalan di luar rencana pasti ada sesuatu keajaiban di dalamnya. Hanya orang-orang yang bisa berfikir jernih yang akan mampu memunculkan ke ajaiban itu dan memahami bawah hidup itu misteri. Kemandirian untuk mengisi waktu muda dengan hal-hal positif dan tidak takut akan adanya perbedaan. Serta kemandirian untuk selalu melahirkan kreatifitas dan inovasi dalam mencari penyelesaian permasalahan, tanpa berharap adanya kesempatan dari orang lain. “Dan jangan terlalu cepat menilai seseorang … apalagi baru bertemu atau cuma melihat dari jauh! Kenali dulu orang itu, baru menilai! Bak pitua urang minang, “KOK NDAK TAU JO GADANG OMBAK CALIEK KAPANTAINYO, KOK NDAK TAU JO GADANG KAYU CALIK KA PANGKANYO” Kehidupan mengajarkan aku untuk bersikap bisa menerima kenyataan pengalaman mengajarkan aku akan arti kejujuran kebenaran tak akan penah terkalahkan oleh satu apapun karna saat kejujuran itu berkata maka kebenaran akan mengungkapkan semuanya salah bagi mereka yang menyalahkan kan arti kejujuran .. salah bagi mereka yang tak memperdulikan kebenaransalah untuk mereka yang menutup mata telinga hati dan pikiran untuk mengetahui kenyataan kejujuran dan kebenaran. Dalam hidup ini butuh perjuangan. Dalam hidup ini perlu pengorbanan. Dan dalam hidup ini aku harus melakukan hal yang benar meskipun berbahaya!!! CINTA KEBAHAGIAAN KASIH SAYANG PERSAHABATAN TUMBUHNYA DARI HATI YANG TULUS. Aku akan mencintai orang yang mencitaiku dan akan menjaga mereka dengan sepenuh hati tidak akan menyakitinya dan lukai hatinya karna cinta semua akan terasa indah cuman GW yang bisa ngedapetin hatinya Saat hidup berjalan di luar rencana pasti ada sesuatu keajaiban di dalamnya. Hanya orang-orang yang bisa berfikir jernih yang akan mampu memunculkan ke ajaiban itu dan memahami bawah hidup itu misteri Uang tidak akan bisa mengembalikan waktu yang telah berlalu. Setelah hari berganti, maka waktu 24jam tersebut akan hilang dan tidak akan mukin akan kembali lagi. Karena itu gunakan setiap kesempatan yang ada untuk menytakan perhatian dan kasih sayang anda kepada orang yang sangat anda sayang dan anda cintai, sebelum waktu itu berlalu dan anda menyesalinya. “Untuk melakukan suatu perubahan bukanlah tugas yg mudah. Kadang kita dihina, dicaci, diremehkan & bahkan difitnah. Kita harus berterimakasih kepada mereka untuk menunjukkan & membuktikan bahwa kita bisa. semua tantangan itu akan dapat teratasi.” Dimana kita berdiri tidak penting, yang penting mau kemana kita akan melangkah. Tentukan tujuan dari sekarang, cintai prosesnya dan mimpikan hasil terbaiknya! Berapa besar kepercayaan orang, ditentukan oleh seberapa besar kejujuran dan kredibilitas kita. Bangun kredebilitas dan tetaplah mengutamakan kebenaran hakiki yang tidak bisa ditawar lagi. Tidak peduli dengan latar belakang keluarga, yang penting kita mau melakukan sesuatu dan kita berada di jalur yang tepat dan mau tumbuh juga berkembang. Orang tua kita siapa itu tidak penting, terpenting kita mau jadi anak yang bagaimana. Tidak peduli masa lalu, yang penting hari ini, esok dan seterusnya. Tak perlu pikirkan buruknya masa lalu, hinannya kita di masa lalu, yang penting kita mau memikirkan dan berubah mulai sekarang untuk hari esok. Tidak peduli siapa diri kita di mata orang lain, yang penting kita mau melihat orang lain dari sisi terbaiknya dan mau melihat diri kita dari sisi terbaik dan terburuknya. Fokuslah pada kelebihan yang kita miliki. Sukses bukan berarti serba bisa! Buah yang akan kita petik, ditentukan dari bagaimana kita menanamnya. Lakukan yang terbaik dan tetaplah konsiten. Bagaimana sekarang kita berproses, maka inilah yang akan menentukan hasil akhir dari semuanya. Tuhan tidak pernah tidur, kuasanya tahu mana hamba-hambanya yang mau melakukan sesuatu dan bekerja keras, berdo’a dan meyakini bahwa tuhan akan ikut campur tangan untuk hal-hal yang diluar kemampuan kita. Tetaplah optimis dan lakukanlah yang terbaik. Seberapa besar mimpi kita itu tidak penting, yang penting seberapa besar sesuatu yang kita kerjakan dan seberapa tepat kita melakukannya. Timing! “Bukanlah seorang pemuda yang mengatakan INI BAPAK SAYA. Tapi pemuda adalah seorang yang mengatakan INILAH SAYA”
Pos ini dipublikasikan di Minangkabau. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s