Metoda Berfikir Khas Minangkabau


Orang Minangkabau secara teoritis mempunyai pola fikir yang bisa ditelaah secara filosofis. Wawasan berfikir menurut pola fikir Minangkabau tersebut, dinamakan “Alam Fikiran Minangkabau”, bersifat filosofis. Alam Fikiran Minangkabau tersebut, tidak hanya tinggal sebagai sebuah teori, tetapi telah diaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, sebagai sarana komunikasi dan edukasi masyarakatnya. 


Sarana komunikasi ini terungkap dan diungkapkan dalam bentuk sastra yang unik. Keunikan sastra tradisi lisan Minangkabau terlihat jelas dari beragamnya ungkapan-ungkapan adat dalam bentuk pidato adat, kulindan, gurindam, pantun, mamang, bidal dan berbagai pepatah-petitih adat yang penuh dengan symbol-simbol, kias dan ibarat. 

Dengan kekuatan daya dan gaya simboliknya, kearifan local orang Minangkabau berusaha menyampaikan suatu amanah, yang agaknya hanya dapat dipahami oleh pemilik nilai-nilai simbolik itu sendiri. Amanah itu disampaikan dalam symbol-simbol kias dan ibarat yang demikian tepatnya mengenai sasaran yang dituju, (tujuannya benar) sehingga atas dasar : “takilek ikan dalam aie, alah tantu jantan batinonyo, …”. Petuah lain mengatakan : 

alun bakilek lah bakalam 
bulan nan sangko tigo puluah 
alun diliek lah dimakan 
raso lah tibo dalam tubuah.

Untuk mengetahui kearifan local Alam Fikiran Minangkabau, maka kita perlu menelaah ungkapan-ungkapan adat, yang sarat dengan muatan kias, ibarat dan symbol-simbol alami. Sesuai dengan pesan adat yang mengisyaratkan adanya pengertian-pengertian tersurat, tersirat dan tersuruk. Dari penelaahan ungkapan-ungkapan adat inilah baru tampak bagaimana alam fikiran khas Minangkabau sesungguhnya bisa di jelaskan, secara teoritis.

Kias dan Ibarat

Para Cati Bilang Pandai, pemikir-pemikir adat dan ahli perenungan menyari, dan merefleksikan berbagai analogi, mengambil kias dan ibarat dari hukum-hukum yang tersurat dalam alam, kemudian diaplikasikan dalam kehidupan ini sesuai dengan maksud dan tujuannya, seperti disampaikan petuah : 

Ba-kato ba-umpamo, 
mangecek ado kiasannyo
Malantiang manuju tampuak, 
manembak ado sasarannyo 

Ungkapan perasaan dan pemikiran manusia Minangkabau, tentang suka duka, susah senangnya berbagai pengalaman kehidupan kemudian diekspresikan dengan tutur bahasa yang halus, etis dan estetis, indah penuh kias dan ibarat-ibarat alami, yang dapat dikategorikan sebagai puisi. Bahkan sebagian diantaranya dalam penampilan didukung oleh laku dramatik tertentu sehingga dapat pula dirasakan dan dihayati oleh orang lain. 

Laku dramatik merupakan ekspresi kesusasteraan yang pertama dalam konflik antara masyarakat tradisional dengan kebangkitan sikap individu. Tutur bahasa yang indah itu bahkan puitis hanya mampu di dapatkan oleh orang-orang yang birahi, dan tulus hatinya, dalam perenungan-perenungan hakiki yang jernih, petuah adat mengatakan : 

Lilin jo loyang kok disapuah 
di sinan pati mangko tagok 
Tatkalo kato kiasan jolong katumbuah, 
alamko birahi ka nan elok.

Tutur bahasa yang indah dan puitis itu, bukanlah sebentuk kato bakila (kato helah, kato mailak) yang pahamnya nafi belaka (tidak ada arti dan maknanya). Kato kiasan itu, untuk mengkomunikasikannya kepada orang lain, kadang kala diperlukan laku tematik atau dramatik yang sesuai dan pas. Karena setiap komunitas masyarakat mempunyai pola warisan ekspresi laku dramatik , khususnya Minangkabau seperti kita dapatkan dalam randai, bakaba, dendang, dan dalam acara alek-alek tradi sional lainnya. 
Laku dramatik juga digunakan dalam bidang sosial seperti komunikasi sambah manyambah dalam dialog adat peminangan penyambutan tamu dalam alek-alek adat, serta terapi penyembuhan, psikoterapi, pendidikan pribadi, dan sebagai kaedah membangkitkan kesadaran intelektual, dll.

Sistim Budaya Alam Minangkabau

Para ahli secara umum mengatakan tentang tradisi : “Sebagai sistem budaya, nilai tradisi merupakan sistem yang menyeluruh, terdiri dari pemberian arti terhadap laku ajaran, laku ritual, dan berbagai jenis tindak laku dan perbuatan lainnya dari manusia atau sejumlah manusia yang melakukan tindakan satu dengan yang lain. 
Unsur terkecil dari sistem itu adalah simbol, meliputi simbol konstitutif (yang berbentuk sebagai kepercayaan), simbol penilaian moral, dan simbol ekspresif atau simbol yang menyangkut pengungkapan perasaan. Setiap masyarakat tradisional memiliki simbol yang membedakannya dari masyarakat (tradisional) lainnya. Karena itu mereka bersungguh-sungguh pula menghormati dan menjaga simbol-simbol yang menjadi identitas mereka.” 

Budaya Alam Minangkabau adalah budaya yang menjunjung tinggi sistem (tata) nilai dan falsafah sosial hidup berkaum-kaum dalam pesukuannya serta sistem nilai moral dan falsafah individual budi pekerti mulia (luhur). Tatanilai sosial berkaum-kaum adalah totalitas nilai yang meliputi nilai-nilai badunsanak, kekeluargaan, ke bersamaan, kesetiakawanan, kerukunan dan toleransi sosial serta sikap dan prilaku sosial hu-shili hu-shilat (saling sanjung menyanjungkan, saling hormat menghormati). Dalam bahasa Sunda disebut silih asih, silih asah, dan silih asuh), yakni saling menghormati, saling membina dan saling mengerti, dan sikap ikut bertanggung jawab terhadap masyarakat serta berani melakukan koreksi demi kebaikan masyarakat, lebih mengutamakan kepentingan kaum, kepentingan umum dari pada kepentingan pribadi, lebih mengutamakan kewajiban dari pada hak, musyawarah, silaturrahmi, saling tolong menolong, dan atau gotong royong. 

Emral Djamal Dt.Rajo Mudo, Kutipan Dari Naskah Buku “Dari Kato Ka Manto”, 
Belum Terbit.

Tentang YHOHANNES NEOLDY, ST

Seberapa besar kita mengenal diri kita sendiri, tentunya hanya kita yang tau. Kita bisa berbicara A didepan orang mengenai diri kita. tapi bisakah kita mengatkan B pada Hati kita. tentunya tidak sejujurnya kita tidak dapat membohongi hati kita. kita suka terhadap sesuatu tapi dengan berbagai pertimbnagan kita malas mengungkapakan hal tersebut….kenapa dan mengapa??? tentunya hanya kita yang tahu. apakah sebegitu memalukannya hal yang kita inginkan sehingga kita tidak berani dan enggan mengungkapkannya. …saiYah… kLo suRuh descrIbe aBouT mY seLf.. gw seNdiri biNguNg.. seTiaP haRi aDa yG beRubaH.. eNTah yG baIk ataU yaNg buRux.. yG pasti gw bUkaN oRang yaNg meNgikuTi aRus.. BiaR kaN meReka di LUaR saNa beRmaiN deNgan maiNaNnya.. aKu deNgaN maiNaN ku seNdiri.. Gw kadaNg gILa kaDang meLankoLis kadaNg juga sTatis.. haNya terKadaNg hiduP ku teRLalu draMatis tuK ku ceRitaKan.. aKu oRang aNeH yG taK peRnah teRteBak oLeh Ku sendirI keMaNa jaLan yG ku tUju..HaL baRu.. aKu peMbuRu haL baRu.. di dUNia iNi banYak haL yg beLum ku keNaL.. MuNgkiN akaN ku haBis kaN hiduP ku uNTuK iTu daN bersEraH diRi seUtuHnya pada-Nya.. peTuaLaNg.. iTu meMaNg! oRaNg yG maLang.. Ku rasa aKu iNgiN puLaNg.. ke JaLan iTu.. BUkaN meLayaNg” spRti saaT ini.. aKu aneH.. peNuh deNgan diLemaTis.. taPi aKu taU siaPa aKu.. aH ribeT.. neoldy… neoldy… saMa saJa.. sILahkaN kaLIan yG meNiLai.. sUdaH banyaK Kok yaNg meniLai.. tesTi Ku saJa yG kaLIan baca tUk mengeNaL ku.. yG kadaNg giLa kadaNg aneH.. RibeTtttttttttt!!!!!!! PokoknYa yg pEngen taU gMn gW oR6nYa cobaLah utK l3bih deKaT..deKaT..DeKaT..Dekat..terUs..Terus..TerUs bElUm DeKat.. TRus dah ah BaHaYa terLaLu dEkaT……………….”WARNING” Lagi….. Saya lebih suka memulai dari bawah dan mendaki kepuncak dari pada memulai dari puncak dan harus tetap bertahan disana. Berbagai bunga serta kerikil dalam kehidupan ini telah sering aku rasakan, baik itu dalam bentuk cemoohan, cacian, sanjungan, sindiran, pujian, bahkan ada pula dukungan serta tekanan yang membuatku semakin hidup ini menjadi lebih bisa aku maknai. Tapi semua itu hanya pandangan orang dari luar saja, hati ini tak ada yang tau aku merasakan apa saat ini, sakitkah aku, pedihkan aku, teririskah aku atau senangkah aku, bahagiakan aku, ceriakah aku itu semua hanya hatiku yang membawa kemana aku harus melangkah mencari jalan yang benar2 lurus tanpa duri2. Meski kesedihan terus menggantung pada kelopak mata ini berusaha menarik terus dengan kuat air mataku untuk keluar dan terkadang tangisan itu tak bisa ku bendung sampai tersedu-sedu. Aku berjuang dengan tangnku sendiri hanya mama dan nenek ku yang perhatian untukku. Menghormati diri sendiri, mengenal diri sendiri, mengendalikan diri sendiri. Tiga ini saja mengarahkan hidup pada kekuatan yang berddaulat. Ingatlah kebaikan seseorang pada kita Lupakan kesalahan seseorang pada kita Ingatlah kesalahan kita pada orang lain dan Lupakan kebaikan kita pada orang lain jangan berdusta bila tak ingin didustai… Ketika Seseorang melukai hatimu, tulislah diatas pasir agar terhapus angin. Bila kebaikan yang terjadi, pahatlah di atas batu agar tidak terhapus oleh angin. Saat hidup berjalan di luar rencana pasti ada sesuatu keajaiban di dalamnya. Hanya orang-orang yang bisa berfikir jernih yang akan mampu memunculkan ke ajaiban itu dan memahami bawah hidup itu misteri. Kemandirian untuk mengisi waktu muda dengan hal-hal positif dan tidak takut akan adanya perbedaan. Serta kemandirian untuk selalu melahirkan kreatifitas dan inovasi dalam mencari penyelesaian permasalahan, tanpa berharap adanya kesempatan dari orang lain. “Dan jangan terlalu cepat menilai seseorang … apalagi baru bertemu atau cuma melihat dari jauh! Kenali dulu orang itu, baru menilai! Bak pitua urang minang, “KOK NDAK TAU JO GADANG OMBAK CALIEK KAPANTAINYO, KOK NDAK TAU JO GADANG KAYU CALIK KA PANGKANYO” Kehidupan mengajarkan aku untuk bersikap bisa menerima kenyataan pengalaman mengajarkan aku akan arti kejujuran kebenaran tak akan penah terkalahkan oleh satu apapun karna saat kejujuran itu berkata maka kebenaran akan mengungkapkan semuanya salah bagi mereka yang menyalahkan kan arti kejujuran .. salah bagi mereka yang tak memperdulikan kebenaransalah untuk mereka yang menutup mata telinga hati dan pikiran untuk mengetahui kenyataan kejujuran dan kebenaran. Dalam hidup ini butuh perjuangan. Dalam hidup ini perlu pengorbanan. Dan dalam hidup ini aku harus melakukan hal yang benar meskipun berbahaya!!! CINTA KEBAHAGIAAN KASIH SAYANG PERSAHABATAN TUMBUHNYA DARI HATI YANG TULUS. Aku akan mencintai orang yang mencitaiku dan akan menjaga mereka dengan sepenuh hati tidak akan menyakitinya dan lukai hatinya karna cinta semua akan terasa indah cuman GW yang bisa ngedapetin hatinya Saat hidup berjalan di luar rencana pasti ada sesuatu keajaiban di dalamnya. Hanya orang-orang yang bisa berfikir jernih yang akan mampu memunculkan ke ajaiban itu dan memahami bawah hidup itu misteri Uang tidak akan bisa mengembalikan waktu yang telah berlalu. Setelah hari berganti, maka waktu 24jam tersebut akan hilang dan tidak akan mukin akan kembali lagi. Karena itu gunakan setiap kesempatan yang ada untuk menytakan perhatian dan kasih sayang anda kepada orang yang sangat anda sayang dan anda cintai, sebelum waktu itu berlalu dan anda menyesalinya. “Untuk melakukan suatu perubahan bukanlah tugas yg mudah. Kadang kita dihina, dicaci, diremehkan & bahkan difitnah. Kita harus berterimakasih kepada mereka untuk menunjukkan & membuktikan bahwa kita bisa. semua tantangan itu akan dapat teratasi.” Dimana kita berdiri tidak penting, yang penting mau kemana kita akan melangkah. Tentukan tujuan dari sekarang, cintai prosesnya dan mimpikan hasil terbaiknya! Berapa besar kepercayaan orang, ditentukan oleh seberapa besar kejujuran dan kredibilitas kita. Bangun kredebilitas dan tetaplah mengutamakan kebenaran hakiki yang tidak bisa ditawar lagi. Tidak peduli dengan latar belakang keluarga, yang penting kita mau melakukan sesuatu dan kita berada di jalur yang tepat dan mau tumbuh juga berkembang. Orang tua kita siapa itu tidak penting, terpenting kita mau jadi anak yang bagaimana. Tidak peduli masa lalu, yang penting hari ini, esok dan seterusnya. Tak perlu pikirkan buruknya masa lalu, hinannya kita di masa lalu, yang penting kita mau memikirkan dan berubah mulai sekarang untuk hari esok. Tidak peduli siapa diri kita di mata orang lain, yang penting kita mau melihat orang lain dari sisi terbaiknya dan mau melihat diri kita dari sisi terbaik dan terburuknya. Fokuslah pada kelebihan yang kita miliki. Sukses bukan berarti serba bisa! Buah yang akan kita petik, ditentukan dari bagaimana kita menanamnya. Lakukan yang terbaik dan tetaplah konsiten. Bagaimana sekarang kita berproses, maka inilah yang akan menentukan hasil akhir dari semuanya. Tuhan tidak pernah tidur, kuasanya tahu mana hamba-hambanya yang mau melakukan sesuatu dan bekerja keras, berdo’a dan meyakini bahwa tuhan akan ikut campur tangan untuk hal-hal yang diluar kemampuan kita. Tetaplah optimis dan lakukanlah yang terbaik. Seberapa besar mimpi kita itu tidak penting, yang penting seberapa besar sesuatu yang kita kerjakan dan seberapa tepat kita melakukannya. Timing! “Bukanlah seorang pemuda yang mengatakan INI BAPAK SAYA. Tapi pemuda adalah seorang yang mengatakan INILAH SAYA”
Pos ini dipublikasikan di Minangkabau. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s