MASALAH BUDAYA DAN KAITANNYA DENGAN KECERDASAN SPIRITUAL GENERASI MUDA DI MINANG KABAU


 OLEH :SUCI RAMADHANI

 

TEMA : Membentengi diri para generasi muda dalam menghadapi gempuran budaya barat masuk ke minang kabau khususnya di Tanah Datar

Masalah budaya dan kaitannya dengan kecerdasan spiritual generasi muda di minang kabau

                        Kecerdasan spiritual merupakan kecerdasan perasaan generasi muda menilai atau berbuat di tengah maraknya budaya barat yang masuk sehingga mereka bisa menjaga budaya minang kabau.

  • minangkabau salah satu suku bangsa yang terkenal dengan “adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah-nya” ungkapan ini menegaskan bahwa setiap orang berdarah minang adalah muslim yang taat dan patuh kepada al-quran dan bertuhankan kepada allah. Disamping semua itu minangkabau dikenal dengan keelokan bahasa, pakaian, adat-istiadat dan ditambah dengan bentang alam nan hijau sejauh mata memandang.

            Banyak hal lain yang bisa menggambarkan seperti apa itu minangkabau, salah satunya adalah Baju Kuruang Basiba. Baju Kuruang Basiba adalah baju yang dipakai oleh Gadih (Gadis) Minang dan Bundo Kanduang dimasa lalu. Baju kuruang itu sendiri adalah sebuah baju yang longgar dan dalam sehingga menutupi seluruh aurat wanita, karna islam menyuruh umatnya untuk menutupi auratnya sehingga tidak memancing nafsu orang yang melihatnya dan baju kuruang dirasa tepat untuk mencerminkan hal itu.

            Bagaimana pada hari ini? Hari ini baju kuruang basiba mulai luntur hilang ditinggalkan oleh masyarakat minangkabau karna ditelan kemajuan zaman, ditambah parah oleh kurangnya kesadaran dari berbagai pihak untuk berusaha melestarikannya, kalaupun ada maka tidak banyak yang berusaha melestarikannya. Orientasi sekarang cendrung mengikuti budaya luar yang sangat timpang dengan budaya minangkabau, sejatinya setiap perempuan minang itu memakai pakaian yang menutup aurat tetapi yang terjadi hari ini adalah sebaliknya pakaian ketat “yu can see” rambut yang terurai sehingga mengundang hawa nafsu orang yang melihatnya, sungguh menyedihkan bagi minangkabau sendiri.

            Esensi “adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah” itu sudah hilang bersih diterpa angin. Supaya hal ini tidak terus berkelanjutan diperlukan kesadaran pada diri untuk terus melestarikan setiap aspek dari kebudayaan. Yang berlalu biarkan berlalu, memang benar tapi apakah akan terus berkelanjutan seperti ini ? tidakkah ada pelajaran yang dapat dipetik, bukankah hal yang sudah terjadi harus dipahami dan dimaknai secara mendalam.

            Sekarang ini jarang sekali kita lihat gadih minang yang memakai baju kuruang dalam kehidupan sehari – hari karna sekarang ini gadih minang lebih suka memakai baju ketat, celana bahkan ada gadih minang yang tidak mengunakan jilbab. Padahal sebagai seorang muslim kita wajib menutup aurat dan menggunakan jilbab dalam kehidapan sehari – hari . Sesuai dengan pituah adat minang kabau “ adat basyandi syarak, syarak basyandi kitabullah “, maka sebagai seorang gadih minang kita wajib mematuhi dan melaksanakan ketentuan dari ajaran agama islam.

            Dengan lunturnya budaya gadih minang memakai baju kuruang, sekarang masyarakat memberikan dispensasi kepada para gadih minang untuk tidak wajib lagi memakai baju kuruang dalam kehidupannya tetapi gadih minang harus menutup aurat dalam berbusana dengan syarat pakaian yang sopan. Bersyukurlah para duta wisata Minang Kabau terutama di Tanah Datar semua uni memakai baju kuruang basiba dalam setiap event yanag mereka ikuti, semoga budaya gadih minang menggunakan baju kuruang bisa dilestarikan dan tidak punah pastinya .

  • Masyarakat minang kabau sekarang ini tidak lagi membudayakan ciri khas yang dimilikinya, seperti contoh dengan makanan tradisional yang sekarang ini tidak lagi menjadi kebutuhan bahkan dilupakan. Dengan sebab karna masuknya budaya barat yang sangat pesat ke minang kabau ini. Seperti masyarakat minang kabau terutama yang generasi muda lebih suka pergi makan ke KFC, HAUS TEA, TEXAS dan lain-lain.

     Makanan dan minuman khas ranah minang banyak sekali seperti randang, teh talua, katupek pitalah, dakak-dakak, kawa daun, lamang kujuik dan lain-lain. Tapi syukur nya di Tanah Datar budaya tersebut masih dilestarikan untuk memakan makanan tradisional daerah nya sendiri, seperti masih ada tempat yang bisa kunjungi untuk membeli makanan khas tersebut, contoh dakak-dakak masih dengan mudah kita temui di daerah Simabur Kecamatan Pariangan, kawa daun masih banyak sekali kita temui di tepi jalan di daerah Tanah Datar ini dan masih banyak yang lainnya lagi.

            Kita sebagai generasi muda yang berperan penting dalam upaya melestarikan semua yang ada di daerah kita karna kita yang akan melanjutkan nya. Marilah kita bersama-sama untuk melestarikannya, seperti makanan dan minuman ciri khas yang ada di minang kabau terutama di Tanah Datar. Malahan dengan memakan makanan tradisional kita akan terjauh dari penyakit karna makanan tradisional tidak ada yang memakai pengawet dan zat berbahaya lainnya, sedangkan makanan dan minuman dari barat memakai pengawet dan bahan yang memakai zat pewarna.

  • Penamaan untuk panggilan bagi orang di minang kabau sudah mulai terlupakan bagi masyarakat di minang kabau terutama bagi pemuda seiring dengan berkembangnya zaman pada saat ini. Mereka lebih suka meniru seperti orang barat, contohnya dengan panggilan IBU atau AYAH tetapi sekarang pada umumnya pemuda memanggil kedua orang tua nya dengan panggilan MAMA atau PAPA.

            Seharusnya para generasi muda bisa memilah dan menilai agar budaya minang kabau tidak terlupakan dan tidak hilang begitu saja dengan seiring berubahnya zaman. Generasi muda adalah ujung tombaknya suatu negara apalagi di minang kabau generasi mudalah yang sangat berperan dalam menjaga dan melestarikan budaya dan adat.

            Generasi muda harus membentengi diri dengan lebih memperkuat iman dan ketakwaannya terhadap ALLAH swt agar tidak terjerumus oleh budaya barat yang masuk ke ranah minang kabau ini, karna Tanah Datar adalah pusat budaya minang kabau yang masyarakatnya terutama generasi muda harus berpegang teguh terhadap agama dan mengamalkannya.

  • Seiring dengan kemajuan zaman, pengaruh budaya luar sangat deras melanda Ranah Minang. Akibatnya, nilai-nilai adat dan budaya Minang terkikis oleh budaya luar. Kondisi ini diperparah dengan tidak berperannya secara maksimal lembaga yang ada dalam mewariskan tatanan adat dan budaya Minangkabau kepada generasi muda.Kita ambil contoh lembaga Surau. Surau memiliki fungsi sebagai pewaris nilai-nilai agama dan adat Minangkabau. Di Surau, disamping mengkaji agama, kita juga mengkaji adat, dan diajarkan Silek Minang sekarang hal itu tidak kita temukan lagi.

            Surau harus dijadikan pusat pewarisan nilai-nilai agama dan adat Minangkabau.
jika fungsi Surau telah dikembalikan, tak perlu lagi kita khawatir dengan budaya yang datang termasuk isu kristenisasi. Salah satu cara mengembalikan semangat generasi muda mengkaji nilai-nilai adat adalah dengan memperbanyak event-event budaya, seperti lomba Pasambahan Adat, dan lain sebagainya.

  • Minangkabau dikenal dengan pendidikan yang unik kepada para anak bujangnya, dengan menerapkan pendidikan dan tidur disurau. Bagi remaja laki-laki sudah tradisi untuk lalok (tidur) disurau, tidak tidur atau bermalam dirumah orangtuanya . Seorang anak laki-laki yang beranjak remaja atau dewasa akan malu pada sesamanya apabila masih tidur dirumah orang tuanya. Disurau para anak bujang tidak hanya diajarkan ilmu agama, tetapi juga berbagai macam hal lain seperti silat, petatah petitih, falsafah adat maupun hal yang menyangkut permasalahan keadaan sosial masyarakat minangkabau. Semua itu bertujuan untuk menyiapkan generasi muda minang untuk kedepannya sebagai generasi yang mampu memimpin dan mengelola anak kemenakan atau masyarakat pada umumnya.

             Tetapi pada saat sekarang ini hampir tidak ditemui lagi hal seperti ini yaitu para pemuda nya tidur disurau yang disebabkan oleh perputaran waktu sehingga mengikis tradisi yang ada, hal seperti ini berdampak pada sisi lain dari sendi-sendi kebudayaan minangkabau sendiri seperti sudah semakin langkanya generasi muda yang mengerti adat istiadat dan petatah petitih. Bagi kita generasi muda tradisi seperti inilah yang harus dikembalikan lagi, “mambangkik batang tarandam”.

Tentang YHOHANNES NEOLDY, ST

Seberapa besar kita mengenal diri kita sendiri, tentunya hanya kita yang tau. Kita bisa berbicara A didepan orang mengenai diri kita. tapi bisakah kita mengatkan B pada Hati kita. tentunya tidak sejujurnya kita tidak dapat membohongi hati kita. kita suka terhadap sesuatu tapi dengan berbagai pertimbnagan kita malas mengungkapakan hal tersebut….kenapa dan mengapa??? tentunya hanya kita yang tahu. apakah sebegitu memalukannya hal yang kita inginkan sehingga kita tidak berani dan enggan mengungkapkannya. …saiYah… kLo suRuh descrIbe aBouT mY seLf.. gw seNdiri biNguNg.. seTiaP haRi aDa yG beRubaH.. eNTah yG baIk ataU yaNg buRux.. yG pasti gw bUkaN oRang yaNg meNgikuTi aRus.. BiaR kaN meReka di LUaR saNa beRmaiN deNgan maiNaNnya.. aKu deNgaN maiNaN ku seNdiri.. Gw kadaNg gILa kaDang meLankoLis kadaNg juga sTatis.. haNya terKadaNg hiduP ku teRLalu draMatis tuK ku ceRitaKan.. aKu oRang aNeH yG taK peRnah teRteBak oLeh Ku sendirI keMaNa jaLan yG ku tUju..HaL baRu.. aKu peMbuRu haL baRu.. di dUNia iNi banYak haL yg beLum ku keNaL.. MuNgkiN akaN ku haBis kaN hiduP ku uNTuK iTu daN bersEraH diRi seUtuHnya pada-Nya.. peTuaLaNg.. iTu meMaNg! oRaNg yG maLang.. Ku rasa aKu iNgiN puLaNg.. ke JaLan iTu.. BUkaN meLayaNg” spRti saaT ini.. aKu aneH.. peNuh deNgan diLemaTis.. taPi aKu taU siaPa aKu.. aH ribeT.. neoldy… neoldy… saMa saJa.. sILahkaN kaLIan yG meNiLai.. sUdaH banyaK Kok yaNg meniLai.. tesTi Ku saJa yG kaLIan baca tUk mengeNaL ku.. yG kadaNg giLa kadaNg aneH.. RibeTtttttttttt!!!!!!! PokoknYa yg pEngen taU gMn gW oR6nYa cobaLah utK l3bih deKaT..deKaT..DeKaT..Dekat..terUs..Terus..TerUs bElUm DeKat.. TRus dah ah BaHaYa terLaLu dEkaT……………….”WARNING” Lagi….. Saya lebih suka memulai dari bawah dan mendaki kepuncak dari pada memulai dari puncak dan harus tetap bertahan disana. Berbagai bunga serta kerikil dalam kehidupan ini telah sering aku rasakan, baik itu dalam bentuk cemoohan, cacian, sanjungan, sindiran, pujian, bahkan ada pula dukungan serta tekanan yang membuatku semakin hidup ini menjadi lebih bisa aku maknai. Tapi semua itu hanya pandangan orang dari luar saja, hati ini tak ada yang tau aku merasakan apa saat ini, sakitkah aku, pedihkan aku, teririskah aku atau senangkah aku, bahagiakan aku, ceriakah aku itu semua hanya hatiku yang membawa kemana aku harus melangkah mencari jalan yang benar2 lurus tanpa duri2. Meski kesedihan terus menggantung pada kelopak mata ini berusaha menarik terus dengan kuat air mataku untuk keluar dan terkadang tangisan itu tak bisa ku bendung sampai tersedu-sedu. Aku berjuang dengan tangnku sendiri hanya mama dan nenek ku yang perhatian untukku. Menghormati diri sendiri, mengenal diri sendiri, mengendalikan diri sendiri. Tiga ini saja mengarahkan hidup pada kekuatan yang berddaulat. Ingatlah kebaikan seseorang pada kita Lupakan kesalahan seseorang pada kita Ingatlah kesalahan kita pada orang lain dan Lupakan kebaikan kita pada orang lain jangan berdusta bila tak ingin didustai… Ketika Seseorang melukai hatimu, tulislah diatas pasir agar terhapus angin. Bila kebaikan yang terjadi, pahatlah di atas batu agar tidak terhapus oleh angin. Saat hidup berjalan di luar rencana pasti ada sesuatu keajaiban di dalamnya. Hanya orang-orang yang bisa berfikir jernih yang akan mampu memunculkan ke ajaiban itu dan memahami bawah hidup itu misteri. Kemandirian untuk mengisi waktu muda dengan hal-hal positif dan tidak takut akan adanya perbedaan. Serta kemandirian untuk selalu melahirkan kreatifitas dan inovasi dalam mencari penyelesaian permasalahan, tanpa berharap adanya kesempatan dari orang lain. “Dan jangan terlalu cepat menilai seseorang … apalagi baru bertemu atau cuma melihat dari jauh! Kenali dulu orang itu, baru menilai! Bak pitua urang minang, “KOK NDAK TAU JO GADANG OMBAK CALIEK KAPANTAINYO, KOK NDAK TAU JO GADANG KAYU CALIK KA PANGKANYO” Kehidupan mengajarkan aku untuk bersikap bisa menerima kenyataan pengalaman mengajarkan aku akan arti kejujuran kebenaran tak akan penah terkalahkan oleh satu apapun karna saat kejujuran itu berkata maka kebenaran akan mengungkapkan semuanya salah bagi mereka yang menyalahkan kan arti kejujuran .. salah bagi mereka yang tak memperdulikan kebenaransalah untuk mereka yang menutup mata telinga hati dan pikiran untuk mengetahui kenyataan kejujuran dan kebenaran. Dalam hidup ini butuh perjuangan. Dalam hidup ini perlu pengorbanan. Dan dalam hidup ini aku harus melakukan hal yang benar meskipun berbahaya!!! CINTA KEBAHAGIAAN KASIH SAYANG PERSAHABATAN TUMBUHNYA DARI HATI YANG TULUS. Aku akan mencintai orang yang mencitaiku dan akan menjaga mereka dengan sepenuh hati tidak akan menyakitinya dan lukai hatinya karna cinta semua akan terasa indah cuman GW yang bisa ngedapetin hatinya Saat hidup berjalan di luar rencana pasti ada sesuatu keajaiban di dalamnya. Hanya orang-orang yang bisa berfikir jernih yang akan mampu memunculkan ke ajaiban itu dan memahami bawah hidup itu misteri Uang tidak akan bisa mengembalikan waktu yang telah berlalu. Setelah hari berganti, maka waktu 24jam tersebut akan hilang dan tidak akan mukin akan kembali lagi. Karena itu gunakan setiap kesempatan yang ada untuk menytakan perhatian dan kasih sayang anda kepada orang yang sangat anda sayang dan anda cintai, sebelum waktu itu berlalu dan anda menyesalinya. “Untuk melakukan suatu perubahan bukanlah tugas yg mudah. Kadang kita dihina, dicaci, diremehkan & bahkan difitnah. Kita harus berterimakasih kepada mereka untuk menunjukkan & membuktikan bahwa kita bisa. semua tantangan itu akan dapat teratasi.” Dimana kita berdiri tidak penting, yang penting mau kemana kita akan melangkah. Tentukan tujuan dari sekarang, cintai prosesnya dan mimpikan hasil terbaiknya! Berapa besar kepercayaan orang, ditentukan oleh seberapa besar kejujuran dan kredibilitas kita. Bangun kredebilitas dan tetaplah mengutamakan kebenaran hakiki yang tidak bisa ditawar lagi. Tidak peduli dengan latar belakang keluarga, yang penting kita mau melakukan sesuatu dan kita berada di jalur yang tepat dan mau tumbuh juga berkembang. Orang tua kita siapa itu tidak penting, terpenting kita mau jadi anak yang bagaimana. Tidak peduli masa lalu, yang penting hari ini, esok dan seterusnya. Tak perlu pikirkan buruknya masa lalu, hinannya kita di masa lalu, yang penting kita mau memikirkan dan berubah mulai sekarang untuk hari esok. Tidak peduli siapa diri kita di mata orang lain, yang penting kita mau melihat orang lain dari sisi terbaiknya dan mau melihat diri kita dari sisi terbaik dan terburuknya. Fokuslah pada kelebihan yang kita miliki. Sukses bukan berarti serba bisa! Buah yang akan kita petik, ditentukan dari bagaimana kita menanamnya. Lakukan yang terbaik dan tetaplah konsiten. Bagaimana sekarang kita berproses, maka inilah yang akan menentukan hasil akhir dari semuanya. Tuhan tidak pernah tidur, kuasanya tahu mana hamba-hambanya yang mau melakukan sesuatu dan bekerja keras, berdo’a dan meyakini bahwa tuhan akan ikut campur tangan untuk hal-hal yang diluar kemampuan kita. Tetaplah optimis dan lakukanlah yang terbaik. Seberapa besar mimpi kita itu tidak penting, yang penting seberapa besar sesuatu yang kita kerjakan dan seberapa tepat kita melakukannya. Timing! “Bukanlah seorang pemuda yang mengatakan INI BAPAK SAYA. Tapi pemuda adalah seorang yang mengatakan INILAH SAYA”
Pos ini dipublikasikan di Artikel. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s